Biasaya kalau saya datang ke sebuah event, akan ada satu barang bahkan lebih bisa saya bawa pulang. Bukan sekedar Materi, bukan teman baru, bukan juga foto bareng di panggung.
Tapi jawabannya adalah merchandise.
Entah itu kaos, tote bag, jaket, atau seminar kit, merchandise sering jadi satu-satunya jejak fisik yang bisa saya bawa pulang dari event.
Nah masalahnya, banyak event yang berhenti sampai di situ ajh. Merchandise dibagikan, acara selesai, lalu selesai juga peran merchandisenya.
Kadang suka jadi sampah sih kebanyakan Merchandise yang saya dapatkan dari event, ntah itu seminar, workshop, bazar dan lainnya.
Padahal, merchandise event itu bukan sekadar bonus. Kalau eksekusinya bagus, merchandise jadi alat branding yang bisa bekerja jauh lebih lama daripada durasi acara itu sendiri.
Media Branding yang Bisa Jalan Sendiri
Coba perhatikan deh sama kamu, spanduk event biasanya bekerja hanya beberapa hari, konten sosial media mungkin ramai seminggu awal dan akhir saja.
Tapi merchandise yang fungsional dan ok, bisa dipakai berbulan bulan, bahkan bertahun tahun.
Setiap kali Jersey digunakan, kaos dipakai, tas dibawa, atau jaket dikenakan, brand event dan perusahaan ikut hadir di ruang publik. Tanpa harus bayar iklan tambahan.
Itulah kekuatan merchandise. Ia bekerja diam-diam, tapi konsisten.
Kenapa Branding lewat Merchandise Lebih Kena
Branding lewat merchandise itu terasa lebih personal, jika produknya menarik dan Ok. Peserta tidak merasa sedang diiklani, karena mereka memang memakai barang yang berguna buat mereka.
Kalau merchandisenya nyaman, desainnya rapi gak terlalu banyak logo perusahaan, dan kualitasnya bagus, orang akan pakai dengan senang hati. Disitulah brand kamu ikut terbawa dengan kesan positif.
Ini yang sering dilupakan, branding bukan cuma soal sekedar logo nempel di Merchandise. Tapi bagaimana perasaan orang saat membawa brand tersebut.
Merchandise yang Tepat Bisa Memperpanjang Umur Event
Event itu punya umur yang singkat. Datang, ramai, selesai. Tapi merchandise bisa memperpanjang ingatan tentang event tersebut.
Ketika seseorang pakai kaos event beberapa bulan setelah acara, memori tentang event itu ikut muncul. Pengalaman, suasana, bahkan relasi yang terbangun ikut keingat lagi.
Di situlah merchandise berperan sebagai pengikat emosi, bukan sekadar barang.
Jenis Merchandise Event yang Paling Efektif untuk Branding
Nah, masalahnya, gak semua merchandise punya dampak yang sama. Merchandise yang paling baik, yaitu dipakai ulang.
Custom Jersey, Kaos, Jacket, dan tas termasuk kategori ini. Barang barang tersebut punya umur pakai panjang dan konteks penggunaan yang luas.
Sebaliknya, merchandise yang terlalu spesifik atau kualitasnya rendah biasanya cepat ditinggalkan. Branding pun berhenti di hari pertama.
Custom Jersey dan Merchandise Aktif Mulai Dilirik
Beberapa event mulai beralih ke merchandise yang lebih aktif, seperti custom jersey. Terutama untuk event perusahaan yang ingin menonjolkan kebersamaan dan semangat tim.
Custom jersey memberi kesan solid, energik, dan modern. Dipakai bareng bareng saat event, lalu tetap relevan dipakai setelah acara selesai. Ini membuat branding terasa hidup, bukan formal dan kaku.
Apa lagi Custom Jersey bisa digunakan secara Daily Wear dan Olahraga, ntah itu main bola, basket, atau yang lainnya.
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Merchandise Event
Banyak branding event gagal bukan karena idenya jelek, tapi karena eksekusinya kurang tepat.
Beberapa kesalahan umum:
- Terlalu fokus ke harga murah
- Desain terlalu ramai dan penuh logo
- Barang tidak relevan dengan peserta
- Kualitas dikorbankan demi kuantitas
Akibatnya, merchandise tidak dipakai, dan branding tidak berjalan.
Cara Memaksimalkan Branding lewat Merchandise Event
Supaya merchandise benar benar bekerja sebagai branding, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Pilih barang yang memang dipakai sehari hari
- Desain sederhana dan enak dilihat
- Logo cukup jelas tanpa harus mendominasi
- Utamakan kenyamanan dan kualitas
Lebih baik satu merchandise yang dipakai berkali kali, daripada lima barang yang langsung dilupakan.
Vendor Berperan Besar dalam Branding Merchandise
Vendor merchandise bukan cuma soal produksi. Vendor yang paham branding akan membantu menentukan jenis merchandise, bahan, dan desain yang sesuai dengan karakter event dan audiens.
Di sinilah peran vendor seperti Iviez menjadi penting. Bukan hanya mencetak, tapi membantu event dan perusahaan membangun branding lewat merchandise yang tepat sasaran.
Penutup
So, branding jangan sekedar ikut-ikutan orang, tapi buatlah cerita yang berbeda.
Ini soal bagaimana sebuah brand ingin diingat setelah event selesai, branding itu harus unik!
Kalau merchandisenya tepat, brand akan terus berjalan, dan itulah bentuk branding yang paling jujur dan paling panjang umurnya.
Kalau kamu sedang menyiapkan event dan ingin merchandisenya bukan cuma jadi pelengkap, tapi benar-benar jadi alat brandin, yuk, ngobrol dulu saja sama TIM Ahli dari Iviez.
Karena merchandise yang baik bukan cuma dibagikan, tapi dipakai dan diingat.
